Kecerdasan emosional adalah tentang kemampuan untuk memahami dan mengelola emosimu. Seseorang yangmemiliki kecerdasan emosionaltelah mencapai tingkat pemahaman diri sehubungan dengan pemikiran dan perilaku mereka dan kemudian memutuskan cara terbaik mengatasi setiap situasi.Memiliki kecerdasan emosionaldapat membantumu mencapai resolusi yang sukses untuk masalah dan membantu melewati masa-masa yang sulit. Melansir dari lamanAmerican Behavioral Clinics, Kamis (26/8/2021) berikut 7 tanda dirimu sudahmemiliki kedewasaan emosional.
1. Lebih fleksibel
Terlalu mudah untuk berasumsi bahwa segala sesuatunya akan berjalan sesuai rencana dan orang yang matang secara emosional mampu memikirkan dan menghasilkan rencana lainnya sesuai dengan situasi yang terjadi. Mereka selalu punya solusi dan tak membiarkan kegalalan menggoyahkan mereka.
2. Punya rasa tanggung jawab
Orang yang matang secara emosional mampu mengakui kesalahan dan tidak langsung menyalahkan orang lain. Ini membutuhkan tingkat kejujuran dan penerimaan diri. Jika segala sesuatunya terus berjalan salah, orang yang matang secara emosional akan mencari jawaban ke dalam pikiran dan tindakan tentang apa yang harus diperbaiki.
3. Mengetahui bahwa mereka tidak tahu segalanya
Orang yang matang secara emosional tahu apa yang mereka tidak diketahui dan tidak selalu merasa paling benar. Mereka tidak berdebat hanya untuk menunjukkan dominasi pada yang lain. Mereka terbuka pada segala hal dan siap menerima masukan orang lain bahkan mereka terbuka untuk mempelajari sesuatu yang positif yang dapat memperbaiki keadaan.
Orang yang matang secara emosional mencari apa yang dapat dipelajari dari situasi atau peluang apa pun, dan mencari peluang pertumbuhan di dalamnya, bertanya, "Bagaimana saya bisa belajar dan tumbuh dari ini?"
5. Berpikiran terbuka
Orang yang matang secara emosional secara aktif berusaha untuk menginformasikan pendapat mereka sendiri dengan secara aktif mencari sudut pandang orang lain. Mereka tidak merasa terancam oleh ketidaksepakatan. Ini bukan tentang argumen untuk membuktikan siapa yang benar, ini hanya untuk mencari sudut pandang yang berbeda karena mungkin saja mereka membuat kesalahan.
Dalam menghadapi kesal, kemunduran, atau kekecewaan, orang yang matang secara emosional akan mengakui perasaan mereka, mengidentifikasi apa yang dapat dilakukan, dan kemudian memutuskan langkah apa yang harus diambil untuk melanjutkan.
7. Bersikap tenang
Orang yang matang secara emosional memang marah tetapi tidak membiarkan emosi mendikte respons mereka. Mereka bertujuan untuk memiliki pikiran yang jernih dengan tujuan agar rasionalitas mendikte bagaimana menangani situasi secara efektif. Mereka tahu bahwa ketika emosi mengalahkan rasionalitas, kejernihan pikiran menjadi kabur dan dapat membatasi pilihan untuk berurusan secara efektif.
Orang yang matang secara emosional juga memliki tanda lainnya yakni, mereka percaya pada dirinya sendiri, memiliki selera humor yang baik, tidak mudah tersinggung dan tidak merasa lemah saat mengalami kegagalan. Itulah beberapa tanda jika dirimu memiliki kedewasaan emosional, apakah tanda-tanda tersebut sudah ada pada dirimu?
Cara Meningkatkan Kecerdasan Di Fase Usia Emas Anak
1. Pola Asuh
Pola asuh berhubungan pada bagaimana cara membesarkan anak dengan baik. Pola ini juga berkaitan dengan pemberian asupan gizi yang baik, serta kebutuhan tempat tinggal yang layak. Selain itu juga penting untuk memberikan pakaian yang bersih dan nyaman walaupun tidak mesti mahal. Dan yang juga tak kalah penting dalam pola asuh yang baik adalah, menjaga selalu kebutuhan kesehatan anak, karena kesehatan yang baik juga akan mempengaruhi perkembangan kecerdasan anak.
2. Pola Asih
Penerapan pola asih dapat memperkuat pola hubungan antara orang tuanya dengan anak. Hubungan batin yang terjalin dengan kuat, dapat memupuk rasa kash sayang antara orang tua, anak, dan anak dengan sesamanya. Cara yang dapat dilakukan agar terjalin pola asih yang baik adalah dengan memberikan penghargaan, pengalaman baru, kasih sayang, rasa tanggung jawab, kemandirian, dan yang tak kalah penting adalah memberikan pujian.
Seringkali orang tua abai dalam memberikan pujian, bahkan tak sedikit diantaranya membanding bandingkan anaknya dengan anak orang lain. Sehingga membuat anak semakin insecure terhadap dirinya sendiri. Pujilah dan hargailah apa yang dilakukan anak, dengan begitu sang anak akan muncul rasa percaya dirinya dengan baik.
Dengan munculnya kepercayaan diri dari sang anak, maka akan membentuk kecerdasan emosi yang baik pula. Berikan pula keteladanan dan kasih sayang, agar anak selalu merasakan kehangatan sehingga ia dapat mengaplikasikan pula pada orang disekitarnya.
3. Pola Asah
Dan yang tak kalah penting adalah pola asah anak itu sendiri. Pola asah ini adalah kegiatan merawat, dimana tujuannya adalah untuk merangsang potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh anak. Hal ini juga dapat pula membuat bakat anak tumbuh berkembang.
Orang tua dapat melakukan pola asah dengan berbagai macam cara sesuai dengan perkembangan zaman yang ada. Banyak sekali metode yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan sarana yang ada.
Fasilitas Mengasah Pola Asah Anak
Adapun fasilitas yang dapat dilakukan untuk mengasah pola asah anak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dan hal ini dapat dilakukan oleh para Ayah dan Bunda dimanapun berada. Berdasarkan pengalaman yang telah dilakukan oleh sebagian orang tua serta rekomendasi dari ahli psikologi diantaranya adalah.
1. Membacakan Buku Cerita Dongeng Anak
Menurut Friedrich Froebel seorang bapak pendiri gerakan pendidik sejak TK, aktivitas mendongeng adalah metode ideal guna memperkenalkan pendidikan terhadap anak-anak kecil. Selain itu, mendongeng secara lisan juga memiliki kegunaan dalam meningkatkan fokus dan bersosialisasi, mengembangkan kemampuan visualisasi, meningkatkan kemampuan kognitif, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan memahami budaya lain.
Kedudukan sholawat sangat istimewa di sisi Allah Ta'ala karena satu-satunya amalan yang Allah sendiri dan Malaikat pun mengamalkannya. Sholawat merupakan jamak dari kata As-Sholat (الصلاة) yang artinya berdoa.
Sholawat Allah kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bermakna mencurahkan rahmat dan keridhoan-Nya kepada beliau. Shalawatnya Malaikat berarti doa dan permohonan ampun (istighfar) mereka bagi Rasulullah. Sedangkan sholawatnya kaum mukmin bemakna doa dan pengagungan (penghormatan) terhadap Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Salah satu sholawat pendek namun fadhillahnya sangat besar adalah Sholawat Jibril. Disebut Sholawat Jibril karena sholawat ini langsung keluar dari lisan Malaikat Jibril.
Dikisahkan saat Nabi Adam 'alaihissalam diciptakan kemudian Allah menciptakan Sayyaidati Hawa untuk menemani Nabi Adam. Jibril mencegahnya agar tidak mendekati perempuan yang memang disiapkan untuk beliau.
Ketika Nabi Adam 'alaihissalam ingin mendekatinya, Jibril mencegahnya, "Jangan engkau dekati". Kemudian Nabi Adam bertanya apakah ada mahar untuknya? Kemudian Malaikat Jibril membisiki Nabi Adam ucapan: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد (Shollallohu 'Ala Muhammad).
Redaksi Shalawat Jibril sangat sehingga mudah untuk diamalkan yaitu: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد (shollallohu 'ala Muhammad atau صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد (shollallohu 'Ala Sayyidina Muhammad). Artinya: Semoga Allah mencurahkan shalawat kepada Nabi Muhammad."
Imam Sya'roni dalam Kitab at-Thobaqotul Kubro berkata "Siapa yang membaca shalawat ini (shalawat Jibril) maka dia telah membuka 70 pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menyimpan rasa cinta ke dalam hati para manusia kepadanya."
Para ulama menyebutkan fadhillah Sholawat Jibril ini sangat banyak, di antaranya adalah :
1. Sholawat jibril jika dibaca 500 kali dapat memudahkan urusan.
2. Sholawat Jibril jika dibaca 4444 kali dapat melancarkan rezeki.
3. Sholawat Jibril jika dibaca 10.000 kali akan mendapat karunia makrifat yang lebih tinggi.
Apabila bilangan di atas istiqomah dibaca minimal selama 40 hari, maka keutamaan di atas akan kita raih, insya Allah
"Seputar bulan Muharram ini banyak manusia memperingati peristiwa besar, iaitu hijrah Nabi ﷺ dari kota Mekkah menuju ke kota Madinah. Dalam hal ini, istilah hijrah mengandungi dua makna iaitu hijrah Hissiyah dan hijrah Ma’nawiyyah. Adapun Hijrah Ma’nawiyyah adalah manusia meninggalkan kemaksiatan dan bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya, berubah dengan cara kehidupan yang baru dan menuju jalan kehidupan yang baru yang membawanya, dengan tekad kuat, usaha keras dan amal-amal kebajikan. Inilah yang dinamakan dengan hijrah ma’nawiyyah. Nabi ﷺ menunjukkan hal ini pada Hadits Shahih yang menyebutkan: “Seorang muslim adalah yang menjadikan kaum muslimin aman dari lisan dan tangannya. Dan seorang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari apa-apa yang dilarang Allah atasnya. Adapun Hijrah Hissiyah adalah berpindahnya manusia dari suatu tempat ke tempat lain, iaitu berpindahnya manusia dari tempat kekufuran dan kesyirikan menuju ke tempat yang Islami."
-Sulthonul Ulama Habib Salim Abdullah Asy-Syatiri رحمه الله تعالى
Seringkali perceraian disebabkan oleh keadaan pendapatan yang kurang, sementara kebutuhan terus menerus meningkat dengan pesatnya. Kondisi seperti itu akan semakin terasa pertengkarannya, manakala salah satunya terus menerus menyaahakan yang lainnya.
Jika dirunut lebih lanjut, ternyata penyebab kemiskinan ini bukan hanya terletak pada kondisi pendapatan yang tidak mencukupi kebutuhan. Namun ada sebuah perilaku yang tanpa disadari dilakukan oleh sebagian istri yang membawa keluarganya pada jurang kemiskinan.
Perilaku tersebut adalah, perilaku tidak cermat dalam melakukan pengelolaan keuangan keluarga.
Asal menggunakan tanpa perencanaan yang matang adalah sumber dari segala petaka yang akhirnya membuat runyam segala urusan keuangan.
Pun begitu pula kebiasaan bergosip, ngumpul-ngumpul rumpi, yang menjadi sabab musabab ide-ide mengeluarkan uang tidak penting terjadi. Entah itu arisan yang memanjakan di awal dan merana saat melakukan pembayaran cicilan, kredit perkakas barang rumah tangga yang sebetulnya belum mampu dibeli, hanya disebabkan tak mau kalah dengan kulkas baru tetangga, hingga membeli barang atau makanan hanya karena tidak enakan telah ditawari oleh teman rumpinya.
Kejadian ini akan semakin terasa dikalangan para anak perempuan yang berasal dari keluarga menengah atas, yang menikah dengan lelaki biasa-biasa saja. Gaya hidup yang sudah terbiasa di "adakan" oleh orang tuanya, merembet di gaya kehidupan setelah menikah. Alhasil, sang suami yang seyogyanya sudah memberikan segala gajinya hingga hanya menyisahkan uang bensin, pun ambyar tanpa tersisa di seperempat bulan awal. Percekcokan ini pun akhirnya mafhum menjadi sabab musabab pertengkaran keluarga jurusan masalah keuangan.
Tuntutan dapur yang sudah nyesek di seperempat bulan, berpotensi menjerumuskan sebuah keluarga pada pengambilan jalan pintas, entah itu perbuatan kriminal, hingga yang lebih umum adalah terjerat pada rentenir atau pinjaman online.
Jika melakukan tindak kriminal, maka konsekuensi yang akan didapat adalah hukuman penjara, amuk masa, hingga stigma buruk masyarakat yang akan melekat seumur hidupnya. Namun jika memilih pinjaman ke rentenir dan pinjaman online, hidup anda tidak akan lebih baik, bahkan sebelum anda membayar, anda akan terus dihantui dan diteror oleh para penagih hutang yang meresahkan. Bahkan kehadirannya seperti kita melihat setan hendak mengancam kehidupan kita.
Banyak sudah cerita dimana ia terlilit hutang pinjol yang akhirnya justru menghampiri maut secara sukarela dengan bunuh diri dibandingkan harus menghadapi teror dari debt collector.
Begitu penting dan sentralnya perilaku dan kebiasaan istri terhadap kesejahteraan keluarga ini sangatlah besar. Mereka yang mampu merencanakan keuangan bahkan pandai menyimpan untuk selanjutnya diputar atau diinvestasikan sudah dipastikan, arah gerbong kesejahteraan keluarga akan didapatkan.
Namun ini bukanlah hal mudah, mengingat, kesejahteraan selain daripada turunan, juga disebabkan oleh pengubahan terhadap maindset dan gaya hidup.
Adapun langkah yang bisa dilakukan untuk menghindarkan keluarga menjadi miskin diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Mulai Merencanakan Sebelum Mengeluarkan
Merencanakan ini sangat penting, agar and tau dana yang super duper terbatas itu akan dialokasikan kemana ia nantinya. Dengan merencanakan, akhirnya membuat anda paham dan tau barang-barang apa saja yang bisa digantikan oleh barang yang lainnya dengan harga yang lebih murah, demi menghemat pengeluaran anda.
Mencatat dan merencanakan ini juga menjadi garis tegas penghalang agar tidak Loss, manakala ada gangguan yang menggoda anda untuk mengeluarkan uang demi hal tidak penting.
Anda bisa melihat postingan dari para expert tentang financial planner wanita yang relate seperti prita hapsari ghozie, dan Ligwina hananto. Anda bisa follow instagram mereka, karena sejauh ini saya melihat postingan mereka sangat menumbuhkan insight baru tentang masalah planning keuangan.
.
Ada pula akun yang bagus mengenai pembahasan keuangan seperti Jauska, dan Moccaplanner. bahkan untuk Moccaplanner sendiri selain membagikan mengenai wawasan financial, juga menyediakan media yang membantu anda dalam merencanakan. Anda bisa follow langsung instagramMOCCAPLANNER
2. Menyisihkan
Langkah kedua adalah kebiasaan untuk menyisihkan. Menyisihkan tidak harus langsung banyak, hingga menyita sebagian besar dari jatah uang belanja. Yang penting konsisten, karena menyisihkan ini intinya adalah membudayakan sebuah kebiasaan.
Dengan menyisihkan sedikit atau banyak jatah uang belanja, dapat menyelamatkan anda dari masa-masa genting yang mengharuskan anda untuk mengeluarkan uang. Sisihkan barang 50 ribu- 100 rb atau lebih adalah lebih baik daripada tidak sama sekali dalam kurun waktu per dua minggu atau perbulan.
Misalnya anda mampu hanya 50 ribu dalam waktu sebulan, maka anda bisa membagi lagi menjadi dua 25ribu untuk persiapan dana darurat, 25ribu lagi dikumpulkan untuk investasi atau mencoba peluang usaha. Tidak ada hal yang saklek jumlahnya untuk menyisihkan ini, lakukan sesuai dengan kemampuan anda dan jangan dipaksa harus besar jumlahnya. Yang terpenting itu adalah membiasakan untuk mulai menyisihkan dan mengalokasikan pada investasi dan usaha.
3. Investasi dan Usaha
Setelah anda menyisihkan tadi, sebagian dari uang yang anda sisihkan cobalah untuk segera mengalihkan ke investasi atau usaha. Investasi tak harus besar, anda bisa mencoba untuk mengalokasikan pada platform reksadana. Jika anda seorang muslim carilah yang reksadana syariah. Anda juga bisa mengalokasikan dana usaha yang sudah terkumpul untuk mencoba memulai.
Misalnya saja dari 25rb anda bisa mencoba mengambil kerupuk ke supplier dan mencoba menjualnya dari warung ke warung. Margin untung yang didapatkan bisa anda simpan untuk di putar, sehingga usaha yang dilakukan bisa semakin membesar. Anda juga bisa melakukan dropship antar marketplace, bahkan untuk dropship anda tidak membutuhkan modal sama sekali, namun syaratnya anda butuh belajar. Modal 25rb tadi bisa dipakai untuk biaya iklan.
4. Berusaha Menata Diri
Menata diri berkaitan erat dengan keikhlasan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Tidak ada pakem yang pasti, namun menata diri di sini adalah sebuah sikap anda untuk berusaha menjadi pasangan yang baik. Suasana rumah, terkadang adalah representasi dari kondisi seorang ibu rumah tangga. Manakala kondisi hati ibu rumah tangga kacau atau buruk, maka buruklah kondisi rumah tangga. Jika suasana hati seorang ibu rumah tangga baik, maka baik pula lah kondisi rumah.
Baiknya kondisi rumah ini juga mempengaruhi, kondisi dan semangat seorang suami. Jika kondisi baik, maka diskusi apapun akan menyenangkan. Hati yang senang, akan memunculkan daya kreatifitas suami untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Begitu pula sebaliknya, kondisi buruk akan semakin menurunkan kualitas dan kreatifitas seorang suami dalam mencari nafkah untuk keluarganya. Semoga hal-hal di atas dapan menjadi sebuah gambaran dan pelecut semangat untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan rumah tangga. Karena sebagai wanita tidak hanya harus cerdas, namun juga harus cerdik dalam mengatur permasalahan keuangan rumah tangga. Jika seorang suami adalah kepala rumah tangga yang mengarahkan, maka seorang istri adalah sentral dari episentrum kehidupan rumah tangga.
Materi PAI Kelas 9 Bab 1 Meyakini Hari Akhir, Mengakhiri Kebiasaan Buruk
1. Pengertian Hari Akhir dan Macam-macam Kiamat
Beriman kepada hari akhir atau hari kiamat merupakan rukun iman yang kelima. Umat Islam harus percaya dan yakin bahwa hari akhir itu pasti akan datang. Kelak manusia akan dibangkitkan kembali dari kubur untuk menerima pengadilan Allah SWT.
Artinya: “Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur” (Q.S. al-hajj/22:7)
Para ulama mengelompokkan kiamat menjadi dua macam, yaitu: (Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra)
1). Kiamat Sugra (kiamat kecil), yaitu terjadinya kematian yang menimpa sebagian umat manusia. Misalnya: matinya seseorang karena sakit, kecelakaan, musibah tsunami, banjir, tanah longsor, dan sebagainya.
2). Kiamat Kubra (kiamat besar) yaitu terjadinya kematian dan kehancuran yang menimpa seluruh alam semesta. Dunia porakporanda, rusak, dan hancur. Kehidupan manusia akan berganti dengan alam yang baru yakni alam akhirat. Kiamat Kubra ini dialami oleh seluruh makhluk hidup di jagad raya tanpa terkecuali.
2. Kejadian Kiamat Kubra
Kejadian mengenai hari kiamat digambarkan oleh Allah Swt. Begitu dahsyat, sebagaimana tertuang dalam Q.S al-Qari’ah/101:4-5 berikut ini:
Artinya: “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,”( Q.S Al-Zalzalah/99:1-2)
Kiamat Kubra memang belum terjadi sehingga tak seorang pun mengetahui peristiwa yang sebenarnya. Namun kita mengetahuinya dari !rman Allah Swt. dan Hadis Nabi saw. Adapun kejadian kiamat Kubra digambarkan oleh Allah Swt. sebagai berikut:
Malaikat Israil meniup sangkakala untuk yang pertama kali. Semua makhluk akan mati, kecuali yang dikehendaki hidup oleh Allah Swt. Firman Allah dalam Q.S az-Zumar/39:68:
Artinya: “Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu), maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah)…”(Q.S. az-Zumar/39:68)
Langit menjadi terpecah-belah, matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, lautan meluap dan menjadi panas, gunung-gunung seperti bulu yang berhamburan, dan manusia seperti anai-anai beterbangan. Firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Muzammil/73:18:
Artinya: “Langit terbelah pada hari itu ,janji Allah pasti terlaksana.” (Q.S. al- Muzammil/73:18)
Setelah peristiwa kiamat yang maha dahsyat itu, semua manusia akan mati dan mengalami proses kehidupan di alam akhirat sebagai berikut:
a). Alam Barzakh (Yaumul Barzakh)
Alam barzakh yang dikenal dengan alam kubur yang merupakan pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dan alam akhirat. Di alam kubur manusia akan bertemu, ditanyai, dan diperiksa oleh malaikat Munkar dan Nakir tentang segala amal perbuatannya ketika menjalani kehidupan di dunia.
b). Yaumul Ba’ats
Yaumul ba’ats adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur untuk diarahkan menuju ke padang mahsyar. Kebangkitan manusia ini akan terjadi setelah ditiupkan sangkakala yang kedua oleh Malaikat Isra!l. Seluruh manusia mulai zaman Nabi Adam sampai manusia terakhir bangkit dari kubur. Adapun keadaan mereka bermacam-macam sesuai dengan amal perbuatan mereka pada waktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.:
Artinya: “Lalu ditiuplah sangkakala (yang kedua kalinya), maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya”. (Q.S. Yāsin/36:51)
Rasulullah saw. secara lebih jelas menceritakan kisah yang akanterjadi kelak di hari kebangkitan seperti berikut ini yang artinya:
“Telah menceritakan kepada Bahz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (pada hari kiamat) ada yang berjalan, berkendaraan, dan akan diseret di atas wajah kalian.” (H.R. Tirmidzi³)
c). Yaumul Masyr atau Yaumul Mahsyar
Yaumul Masyar atau yaumul mahsyar adalah hari dikumpulkannya seluruh manusia yang telah dibangkitkan dari kuburnya ,di sebuah padang yang sangat luas bernama Padang Mahsyar. Pada yaumul mahsyar ini pula manusia menerima catatan amalnya selama hidup di dunia, baik amal yang buruk maupun amal yang baik. Seluruhnya tercatat secara rinci.
Di Padang Mahsyar inilah Allah Swt. akan mengadili manusia dengan seadil-adilnya, sebagaimana firman Allah swt :
Artinya: “Dan bumi (padang mahsyar) menjadi terang benderang dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada masing-masing), nabi-nabi dan saksisaksi pun dihadirkan,lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil, sedang mereka tidak dirugikan.(QS. az-Zumar/39:69)
d).Yaumul Mizan dan Yaumul ¦is±b
Arti kata mizan adalah timbangan, sedangkan hisab artinya perhitungan. Dua istilah ini ,yaitu Yaumul Mizan dan Yaumul Hisab memiliki makna yang hampir sama maknanya.
Dengan demikian, yaumul mizan adalah hari ditimbangnya seluruh amal baik dan buruk manusia untuk menerima keadilan dan balasannya masing-masing. Yaumul Mizan ini disebut juga dengan Yaumul Hisab, yaitu hari diperhitungkannya seluruh amal perbuatan manusia, baik amal yang baik maupun amal yang buruk. Firman Allah Swt. dalam Q.S. az-Zalzalah/99 ayat 7 dan 8 :
Artinya: “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (Q.S. az-Zalzalah/99:7-8).
Pada hari perhitungan amal manusia, akan diperlihatkan kepadanya semua perbuatannya selama hidup di dunia. Ketika ia melihat amal baiknya, dia akan merasa senang. Sebaliknya, ketika melihat amal buruknya, dia akan menyesal. Firman Allah Swt.:
يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُّحْضَرًا ۛوَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوْۤءٍ ۛ تَوَدُّ لَوْ اَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهٗٓ اَمَدًاۢ بَعِيْدًا ۗوَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗ ۗوَاللّٰهُ رَءُوْفٌۢ بِالْعِti “(ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya,(begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan…” (Q.S. Ali‘Imran/3:30)
e). Surga dan Neraka
1. Surga sebagai Balasan Amal Baik
Seluruh perbuatan baik manusia telah diperhitungkan pada saat Yaumul Hisab. Perbuatan baik itu akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt.
Balasan yang memuaskan itu berupa surga yang di dalamnya penuh kenikmatan yang melebihi kenikmatan dunia. Ungkapan kenikmatan itu di rmankan Allah Swt.:
Artinya: “Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (Q.S.Yās³n/36:55-58)
2. Neraka sebagai Balasan Amal Buruk
Di neraka itulah balasan orang yang banyak melakukan dosa, takabur, sombong, dan terlebih tidak melaksanakan perintah Allah Swt. Mereka di neraka susah payah mendapatkan makan dan minum, mereka diberi minuman yang panas dan makanan dari pohon berduri. Firman Allah Swt.:
Artinya: ”Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.” (Q.S. al- Gāsyiyah/88:6-7)
Para penghuni neraka tidak akan merasa aman atau menyenangkan sebab selalu diliputi angin dan air yang panas. Firman Allah Swt.:
“(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih dan naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.” (Q.S. al-Wāqi’ah/56:42-44)
Daftar Pustaka :
Ahsan Muhamad, Sumiyati, & Mustahdi. 2017. Pendidikan Agama islam
Fifih Fauziah
Keseharian mengajar, hobi menulis dan membaca buku. Akun instagram @fifih_fauziyyah, Fb : Fifih Fauziyyah
LEAVE A COMMENT