Minggu, 23 September 2018
Jumat, 21 September 2018
gejala ginjal
Ginjal adalah
salah satu organ vital tubuh yang rentan terkena berbagai macam masalah. Salah
satunya adalah pielonefritis, yang mulanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau
virus dalam kandung kemih. Kondisi ini bisa memengaruhi ginjal hingga akhirnya
menyebabkan infeksi. Maka itu, penting untuk mencermati berbagai gejala infeksi
ginjal agar bisa segera terdeteksi sebelum terlambat.
Beberapa hal berikut
ini dapat menandai adanya infeksi virus atau bakteri pada ginjal Anda:
1. Sering buang air
kecil
pembentukan urine
Tanda awal yang paling sering dialami orang dengan infeksi ginjal adalah hasrat
untuk buang air kecil terus-menerus, menurut Charles Modlin, MD, MBA, seorang
ahli urologi di Cleveland Clinic. Ini karena bakteri penyebab infeksi ginjal
dapat berjalan ke kandung kemih dan mengakibatkan iritasi, sehingga memicu
keinginan untuk buang air kecil meskipun kandung kemih sedang kosong.
2. Ada darah dalam
urin
sering kencing Munculnya darah dalam urin merupakan salah
satu gejala infeksi ginjal. Pasalnya, tubuh sedang berusaha untuk melawan
bakteri penyebab infeksi, yang akhirnya memicu sel darah merah keluar melalui
urin. Anda pun melihat kondisi ini sebagai darah dalam urin.
3. Nyeri punggung
Nyeri punggung setelah melahirkan Ginjal terletak di bagian
belakang rongga perut, sehingga cenderung lebih dekat dengan punggung. Ginjal
yang mengalami infeksi akan membengkak dan menekan bagian punggung bawah.
Akibatnya, timbul rasa nyeri punggung sebagai gejala infeksi ginjal.
4. Sakit saat buang
air kecil
frekuensi buang air
kecil dalam sehari infeksi saluran kencing Bakteri penyebab infeksi ginjal
tidak hanya menggerogoti lapisan ginjal dan kandung kemih saja. Namun, masuk ke
jaringan saraf kandung kemih yang kemudian mengakibatkan timbul rasa tidak
nyaman saat buang air kecil.
5. Urin berwarna keruh dan berbau
Tubuh yang sedang mengalami infeksi, punya sinyal otomatis
untuk memproduksi banyak sel darah putih guna melawan bakteri penyebab infeksi.
Nah, warna urin yang keruh disebabkan oleh jumlah sel darah putih yang
meningkat dalam tubuh.
Sementara bau urin yang tidak sedap adalah hasil dari
fermentasi bakteri penyebab infeksi. Namun, Dr. Modlin menuturkan lebih lanjut
bahwa kondisi ini juga bisa terjadi bila Anda mengalami dehidrasi.
6. Demam
Demam sebagai gejala
infeksi kandung kemih dipicu oleh meningkatkan respon kekebalan tubuh.
Akibatnya, suhu tubuh akan mengalami peningkatan. Dalam beberapa kasus, demam
bisa disertai dengan munculnya keringat dingin.
7. Ada nanah dalam
urin
Nanah dalam urin disebabkan oleh infeksi parah dalam kandung
kemih. Kondisi ini terjadi karena ada penumpukan sel darah putih dan bakteri
yang keluar bersama urin, dituturkan oleh Dr. Nicole Ali, MD, seorang ahli
nefrologi di NYU Langone Health.
Langganan:
Postingan (Atom)