Apa Itu Persahabatan? Pandangan Persahabatan dalam Psikologi
Apa Itu Persahabatan? Pandangan Persahabatan dalam
PsikologiPasti anda sudah sering sekali mendengar istilah persahabatan yang
satu ini. Banyak yang masih belum mengerti sebenarnya, apa itu persahabatan.
Banyak yang telah mengatakan bahwasanya persahabatan tersebut merupakan sebuah
kondisi yang jauh lebih kompleks dan juga lebih erat dibandingkan pertemanan
biasa.
Namun demikian, ternyata ilmu psikologi juga memiliki
pandangan tersendiri mengenai apa itu persahabatan. Simak penjelasan di bawah
ini untuk lebih memahami dan mengerti tentang apa itu persahabatan dalam
perspektif psikologi.
Apa itu Persahabatan?
Ada banyak tokoh dan juga pendapat dari ilmu psikologi
mengenai apa itu persahabatan. Persahabatan adalah hubungan dimana dua orang
menghabiskan waktu bersama, berinteraksi di berbagai situasi, dan juga
menyediakan dukungan emosional. (Baron & Bryne, 2006).
Sedangkan Rawlins
(dalam Tillman-Healy, 2003) mengatakan sahabat sebagai seorang teman dekat,
yaitu seseorang untuk berbicara, untuk bergantung, dan menyandarkan diri untuk
mendapatkan pertolongan, dukungan, dan juga suatu kepedulian, hingga
bersenang-senang dalam melakukan sesuatu
Menurut ahli Shaffer (2005), menyatakan bahwa persahabatan
diartikan sebagai sebuah hubungan yang kuat dan bertahan lama antara dua
individu yang dikarakteristikkan dengan kesetiaan, kekariban, dan saling
menyayangi.
Menurut Santrock (2002), Persahabatan adalah suatu bentuk
hubungan yang dekat yang akan melibatkan suatu kesenangan, percaya, penerimaan,
respek, saling membantu, menceritakan sebuah rahasia, pengertian, dan juga
spontanitas.
Nah, ternyata banyak juga tokoh psikologi yang
mendefinisikan arti mengenai apa itu persahabatan. Dari beberapa definisi tokoh
tersebut, anda sudah bisa menyimpulkan bukan, sebenarnya apa itu persahabatan?
Pada intinya persahabatan adalah suatu hubungan yang sangat
dekat, yang memiliki banyak unsur kelekatan antara masing-masing individu
dengan individu lainnya.
Perkembangan dari Hubungan Persahabatan
Ternyata, hubungan persahabatan yang sudah pernah anda jalin
dan anda alami selama ini mengalami perkembangan, mulai dari anda menginjak
usia anak-anak hingga saat ini. berikut ini adalah beberapa tahap perkembangan
dari hubungan persahabatan yang dialami oleh anak-anak hingga saat ini :
Usia di bawah 8
tahun
Pada saat berada di rentang usia anak-anak, tepatnya di
bawah 8 tahun, prinsip utama dari persahabatan bagi anak-anak adalah bagaimana
bisa saling berinteraksi dengan anak-anak yang memiliki aktivitas yang sama.
Misalnya seperti bermain bersama, hobi yang sama, dan sebagainya.
8 – 10 tahun
Pada rentang usia ini, anak-anak sudah sedikit lebih
berkembang dalam menjalin persahabatan dan juga pertemanan. Anak-anak sudah
mulai mampu melihat peran dari anak-anak lain. mereka sudah mulai mampu untuk
mendefinisikan mana anak-anak yang memiliki kesamaan secara psikologis, bisa
dipercaya, setia, kooperatif, dan juga baik kepada dirinya, tidak hanya melihat
dari kesamaan aktivitas saja.
Usia remaja
Pada usia remaja, yang ditekankan adalah bagaimana kesetiaan
mereka dalam persahabatan. Mereka percaya bahwa yang namanya teman dan sahabat
harus membela satu sama lain dan teman tidak boleh menipu atau meninggalkan
satu sama lain. Penekanan pada kesetiaan dalam persahabatan remaja nampaknya
juga sejalan dengan penekanan pada keakraban dimana jika teman tidak setia,
remaja merasa takut akan terhina karena pemikiran dan perasaan karib mereka
akan diketahui oleh banyak orang.
Munculnya keakraban dalam persahabatan remaja menunjukkan
bahwa teman adalah sumber dari dukungan sosial dan emosi (Kail & Cavanaugh,
2000)
Setelah masa remaja, biasanya hubungan persahabatan tidak
berkembang lebih jauh lagi dibandingkan dengan masa remaja. Banyak hubungan
persahabatan di masa remaja yang berlanjut hingga masa dewasa, bahkan tua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar