Minggu, 01 Januari 2023

Minggu, 19 Juni 2022

potensi diri

 POTENSI DIRI --------------------------------------------------------------------------------------------------- 1. Mengenali Potensi Diri Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekuatan dan potensi masingmasing. Tapi sampai saat ini masih banyak yang belum menyadari potensi di dalam dirinya sendiri. Padahal potensi setiap orang sangat menunjang kesuksesan hidupnya jika diasah dengan baik. Berikut tips mengenali potensi diri : a. Kenali diri sendiri Coba buat daftar pertanyaan, seperti: apa yang membuat Anda bahagia; apa yang Anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan Anda; dan apa saja kelemahan Anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini secara jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk menilai kelemahan dan kekuatan Anda. b. Tentukan tujuan hidup Tentukan tujuan hidup Anda baik itu tujuan jangka waktu pendek maupun jangka panjang secara realistis. Realistis maksudnya yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi Anda. Menentukan tujuan yang jauh boleh aja asal diikuti oleh semangat untuk mencapainya. c. Kenali motivasi hidup Setiap manusia memiliki motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup Anda, apa yang bisa melecut semangat Anda untuk menghasilkan karya terbaik, dan sebagainya. Sehingga Anda memiliki kekuatan dan dukungan moril dari dalam diri. d. Hilangkan negative thinking Buanglah pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah Anda mencapai tujuan. Setiap kali Anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah Anda mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika Anda telah menemukan jalan yang mantap. e. Jangan mengadili diri sendiri Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan Anda, jangan menyesali dan mengadili diri sendiri berlarut-larut. Hal ini hanya akan membuang waktu dan energi. Bangkit dan tataplah masa depan. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan bahan pelajaran untuk maju. Masa remaja adalah masa yang penuh gejolak di mana setiap remaja puteri merasa tertantang untuk mencari jati dirinya sesuai dengan karakter dan panggilan jiwa. Terlebih lagi, saat ini remaja hidup di zaman yang bergerak sangat cepat, dengan kemajuan teknologi informasi mengakibatkan derasnya informasi tentang budaya baru yang menawarkan berbagai pilihan dan nilai-nilai baru bagi mereka. Perkembangan arus informasi inilah yang juga memengaruhi proses pencarian jati diri dan potensi yang dimiliki. Sementara pada saat yang bersamaan, para remaja dihadapkan pada norma dan nilai yang berlaku di lingkungan sekitarnya yang memberikan keterbatasan ruang untuk berkespresi. Situasi seperti ini yang memungkinkan terjadinya erosi identitas diri disebabkan oleh karena sang remaja puteri tidak memiliki kebebasan untuk mengekspresikan diri seperti apa yang dia kehendaki, dan kemudian merasa harus tampil sebagai "orang lain". Potensi diri merupakan modal yang perlu kita ketahui. Kita gali dan kita maksimalkan. Karena sesungguhnya perubahan hanya bisa terjadi jika kita mengetahui potensi kita. Lalu mengarahkannya kepada tindakan yang tepat dan teruji. Jika itu terjadi, kita akan memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk melakukan sesuatu denga mantap. Ketahuilah sesungguhnya manusia memiliki dua sisi sikap potensial yang menonjol. Sisi positif dan sisi negatif. Kedua sisi ini masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan diri kita. Baik buruknya diri kita merupakan refleksi dari dorongan positif atau negatifnya sikap kita. Karena Sikap menentukan segalanya. Potensi diri dapat digali dengan tahap mengenali diri. Bagaimana kita akan dapat menggali potensi dalam diri kita, tanpa kita mengetahui seperti apa diri kita sendiri. 2. Menggali Potensi Diri Faktor-faktor apa saja yang membuat potensi diri Anda bisa tergali? 1. Percaya diri. Kurangnya percaya diri bisa menghilangkan kesempatan Anda untuk menggali potensi diri Anda, akan tetapi tidak menghilangkan potensi. 2. Hobi dan minat. Jika Anda mengerjakan sesuatu yang Anda sukai bahkan sebagai hobi atau minat pasti akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan (seharusnya). Jadi cobalah gali potensi yang sejalan dengan minat Anda, akan tetapi jangan lupakan yang bukan minat Anda. 3. Pergaulan. Misal jika Anda punya pergaulan yang baik dengan orang yang pintar maka Anda akan jadi pintar.

Rabu, 15 Juni 2022

Keutamaan ilmu dan guru

 𝗜𝗕𝗨 𝗠𝗘𝗡𝗗𝗜𝗗𝗜𝗞, 𝗚𝗨𝗥𝗨 𝗜𝗧𝗨 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗜𝗗𝗜𝗞

Dalam usaha mendidik manusia mengenal Allahﷻ, dan pelbagai cabang ilmu lainnya memerlukan tunjuk ajar dari seorang yang bergelar guru.
Kewibawaan guru penting dalam usaha melaksanakan tugas membimbing dan mendidik pelajar secara lebih berkesan.
Terdapat lima komponen yang menjadi konsep guru dalam Islam iaitu muaddib, murabbi, mursyid, muallim dan mudarris.
Pertama, muaddib dari kata Arab ta'diban diterjemahkan sebagai pembentuk adab yang bermaksud penyucian atau membersihkan seseorang daripada kekotoran. Konsep ta'dib merupakan proses mengasuh, mendidik, membentuk, membimbing, menanam, menyuci, menitis dan menyuburkan akhlak mulia dalam pembinaan dan pembangunan diri insan. Ta'dib juga meliputi proses pembentukan akhlak, disiplin, tingkah laku, sahsiah dan seluruh adab sopan seseorang insan.
Kedua, murabbi dari kata Arab tarbiyyah membawa maksud pelihara, ajar atau jaga dengan hati-hati. Sifat guru yang murabbi melibatkan proses mendidik, memelihara dan membentuk pelajar sehingga wujud rasa kasih sayang dan saling percaya mempercayai antara mereka dan menjurus kepada maksud mencurahkan kasih sayang, memelihara, mendidik semasa kecil dan mengembangkan.
Ketiga, mursyid dari kata Arab irsyad membawa maksud jalan petunjuk, pemimpin yang memberi petunjuk dan petunjuk ke jalan yang benar. Konsep irsyad juga bermaksud proses memberi arahan, panduan, bimbingan dan petunjuk serta menjaga, mengikuti, menasihati dan memimpin ke jalan yang benar. Sifat guru mursyid merupakan seorang yang sentiasa bersedia menjadi penasihat yang ikhlas, bertindak sebagai mentor iaitu pengajar, penasihat dan pendorong kepada pelajar di bawah asuhannya untuk berkembang dan mencapai kecemerlangan.
Keempat, muallim dari kata Arab ta'lim membawa maksud suatu proses pemberitahuan, pengajaran, pemindahan dan penyampaian maklumat dan ilmu pengetahuan daripada seorang guru kepada pelajarnya. Ta'lim merujuk kepada peranan guru dalam pengajaran dan menjalankan aktiviti pendidikan dengan cara memberitahu, mengajar, menyampaikan pelbagai jenis maklumat, disiplin dan ilmu pengetahuan kepada para pelajar sama ada melalui latihan, arahan atau sebarang bentuk pengajaran yang seumpamanya.
Kelima, mudarris dari kata Arab tadris membawa maksud ciri pengajar berkesan yang melibatkan aspek pengajaran dan pembelajaran bermula daripada persediaan mengajar, sepanjang proses dan akhirnya penilaian kendiri.
Demikianlah lima ciri keunggulan guru yang perlu diamalkan secara berterusan dan dengan penuh iltizam dan diletakkan taraf sebagai insan yang mulia kerana berusaha membimbing dan mendidik manusia.
Diambil dari risalah al' hilyah al Auliya, beliau Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah berkata..
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ، الْعِلْمُ يَحْرُسُكَ، وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ، الْعِلْمُ يَزْكُو عَلَى الْعَمَلِ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ... وَالْعُلَمَاءُ بَاقُونَ مَا بَقِيَ الدَّهْرُ، أَعْيَانُهُمْ مَفْقُودَةٌ، وَأَمْثَالُهُمْ فِي الْقُلُوبِ مَوْجُودَةٌ،
“..Ilmu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga dirimu, sedangkan kamu menjaga harta, dan ilmu bertambah jika disiarkan sedangkan harta berkurangan jika dibelanjakan Dan ulama’ itu akan tetap hidup selamanya meskipun jasadnya tidak ada, dan ajaran mereka selalu diingati dalam hati..”
Selagi diterapkan keunggulan dan keluhuran peribadi Nabiﷺ dalam setiap diri guru, pastinya akan dapat menjadi contoh dan ikutan kepada pelajar.
Wallahu a'lam